Showing posts with label Bumbu. Show all posts
Showing posts with label Bumbu. Show all posts

Saturday, November 28, 2015

Cilantro vs. Coriander

http://whatscookingamerica.net/foto2/Cilantro_Corander.jpghttp://whatscookingamerica.net/Foto3/CorianderSeeds.jpg
 
 
Cilantro or coriander not only has two common names, but two entirely different identities and uses.
Cilantro, Coriandrum sativum, describes the first or vegetative stage of the plant's life cycle.
After the plant flowers and develops seeds, it is referred to as coriander.

Cilantro - What is Cilantro?

Cilantro (sih-LAHN-troh) is the Spanish word for coriander leaves. It is also sometimes called Chinese or Mexican parsley. Technically, coriander refers to the entire plant. It is a member of the carrot family. Most people either LOVE IT or HATE IT. Taste experts aren't sure why, but for some people the smell of fresh coriander is fetid and the taste soapy. In other words, while most people love coriander, for some people, coriander just doesn't taste good.
Chopped fresh cilantro leaves are widely used in Mexican and Tex-Mex cooking, where they are combined with chilies and added to salsas, guacamoles, and seasoned rice dishes.
When purchasing, look for leaves that are tender, aromatic, and very green. If it has no aroma, it will have no flavor. Avoid wilted bunches with yellowing leaves. Fresh cilantro does not keep well, and the flavor of dried is not comparable.
To store fresh coriander, pick out any wilted leaves, and put it in a jar with water like a bunch of flowers. Cover the leaves with a plastic bag and put the whole thing in the refrigerator. Change the water every two days or so, picking out any wilted leaves when you do.

Coriander - what is Coriander?

Coriander is the dried seed of the cilantro. The seeds are round like tiny balls. They are used whole or ground as a flavoring for food and as a seasoning.
The seeds are used in curries, curry powder, pickles, sausages, soups, stews, and ratatouille.
The essential seed oil is used in various herbal remedies and dietary supplements, and to flavor gin, vermouth, liqueurs, tobacco and perfumery.
 
SUMBER :
http://whatscookingamerica.net/cilantro.htm


Friday, October 9, 2015

Traditional Sweet & Sticky Honey Garlic Sauce

http://www.thriftystories.com/wp-content/uploads/2012/10/homemade-easy-honey-and-garlic-bbq-sauce.jpg
 
 
Makes approximately 3 1/2 cups
Prep time: 5 minutes
Cook time: 10 minutes

Direct Heat
What you'll need:
  • 2 cups chicken broth
  • 1/2 cup brown sugar
  • 1/2 cup honey
  • 1/4 cup soy sauce
  • 6 cloves garlic, crushed
  • 1 teaspoon diced ginger
  • 1/4 cup hot water
  • corn starch


 
Step 1:
In a medium sauce pan combine all of the ingredients and bring to a gentle boil.

Reduce the heat and let simmer for 5 minutes. Stir often to prevent sticking to the pot.
If you'd like it thicker, combine 1 tablespoon cornstarch with 1/4 cup hot water and stir into the honey garlic sauce.
Give it a couple minutes to thicken. Repeat if it's still not thick enough for you.
Cover and set aside or refrigerate until you're ready to use it.
Enjoy!
 
READ MORE AT :
 
http://www.thriftystories.com/2012/10/day-17-honey-garlic-barbecue-sauce/
for more spices :
http://www.tasteofbbq.com/honey-garlic-sauce.html







Saturday, October 3, 2015

Aneka Jinten

Jinten dan sejuta manfaat
Bagi kaum wanita atau yang seneng masak-masak pasti nggak asing lagi sama jenis rempah yang satu ini. Yupz, Jinten yang lazim dikenal sebagai bahan bumbu masakan di Indonesia dan beberapa Negara seperti Jerman, Perancis , India dan Italia. Juga digunakan sebagai komponen obat tradisional di India, yaitu untuk mengatasi masalah gangguan pencernaan, pengobatan pasca persalinan dan meningkatkan laktasi(air susu ibu).
Masyarakat Timur Tengah dan Afrika juga memanfaatkan biji jinten untuk meningkatkan kesehatan dan melawan berbagai penyakit.
Masyarakat dunia mengenal beberapa jenis jinten, yaitu jinten (Carum carvi L), jinten manis(Pimpinella anisum L), jinten putih (Cuminum cyminum L), jinten hitam manis (Nigella damacena L), dan jinten hitam pahit(Nigella sativa L)
Menurut Farel (1990), jinten (Carum carvi L) berasal dari Belanda. Dalam bahasa inggris, jinten disebut dengan caraway seed. Panjang biji jinten rata-rata 6 mm.
Jinten manis (Pimpinella anisum L) diduga berasal dari timur Tengah tetapi dikenal hamper diseluruh belahan dunia. Di Indonesia, jinten manis juga dikenal dengan nama adas manis atau dalam bahasa inggris disebut anise seed.
Jinten manis memiliki panjang biji berkisar antara 3-5mm dengan lebar 1-2mm, berwarna cokelat hijau keabuan. Jinten putih (Cuminum cyminum L) dalam bahasa inggris dikenal dengan cumin seed. Berasal dari Mesir dan biasa dimanfaatkan di Amerika Selatan, Afrika dan Timur Tengah. Panjang biji berkisar 6mm, berwarna coklat kekuningan. Jinten hitam (Nigella sp.) berasal dari Eropa Selatan. Dalam bahasa Inggris disebut dengan nama love in the mist. Terdiri dari 2 jenis , yaitu jinten hitam manis dan jinten hitam pahit..Jinten Hitam merupakan jenis jinten yang paling popular dibandingkan dengan jenis jinten lain.
Jinten yang mempunyai kandungan gizi yang sangat baik, terutama karbohidrat, protein, dan seratnya. Jinten putih mengandung vitamin A yang sangat baik, yaitu 1.270 SI per 100 gr bahan, sedangkan jinten hitam sangat kaya akan bitamin B kompleks dan vitamin E. Konsumsi 100 gr biji jintentelah memenuhi 55 % dari angka kecukupan gizi (AKG) vitamin B1 yang dianjurkan dalam sehari, yakni 35% AKG vitamin B6 dan 33% AKG niasin.
Jinten merupakan sumber kalium yang potensial sehingga sangat baik dikonsumsi penderita hipertensi. Namun penggunaan biji jinten pada umumnya hanya sebagai bumbu masakan, sehingga jumlahnya tidak banyak.Jinten biasanya digunakan sebagai pelengkap bumbu pelengkap kari atau kuah bersantan.
Selain sebagai bumbu masakan, jinten berkhasiat membantu penyembuhan berbagai penyakit, Yang biasa digunakan untuk pengobatn adalah biji jinten hitam. Menurut Hutapea(1994), biji jinten hitam terutama jinten hitam pahit berkhasiat sebagai obat cacing. Hargono (1985) menyatakan biji jinten hitam bisa mempelancar ASI, sebagai peluruh kentut, pencegah muntah, pencahar, dan pengobatan pasca persalinan.
Jinten hitam bisa meningkatkan kekebalan tubuhMenurut El Kadi dan kandil (19860, jinten hitam meningkatkan rasio antar sel-T penolong dengan sel T penekan sebesar 72%. Berarti bisa meningkatkan aktivitas fungsional sel pembunuh alami.
Hasil Penelitian Dr Basil Ali (1993) dari The College of Medicine King Faisal University, Arab Saudi, jinten hitam bisa digunakan untuk membantu penyembuhan penyakit kanker, AIDS, dan penyakit laun yang berhubungan denganpenuruan tingkat kekebalan tubuh.
Dr Haq(1997) dari The Derpartment of Biological and Medical Research Center, Arab Saudi, menyatakan jinten hitam meningkatkanrasio antar sel T penolong dan sel t penekan sebesar 55%, dengan rata-rata pencapaian aktivitassel pembunuh alami30%.
Jinten hitam juga baik untuk mengobati alergi karena mempunyai aktivitas antihistamin, yaitu asam amino yang diproduksi jaringan tubuh yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan berhubungan dengan suatu kondisi seperti asma cabang tenggororkan.
Mahfouz dan Bahr El Din (1963) mengemukakan bahwa nigellone yang diisolasi dari minyak atsiri jinten hitam dapat menekan gejala asma cabang tenggorokan.
Chakravarty(1993) mengemukakan, kristal nigellone merupakan agen penghambat histamine dengan cara menghambat protein kinase C, yang dikenal sebagai zat pemacu pelepasan histamine. Kristal nigellone juga menurunkan pengambilan kalsium dari penyangga sel sehingga dapat menghambat pelepasan histamine.
Jinten hitam diyakini berfungsi antitumor. Pusat Penelitian amala di amala Nagar, India(1991), mengemukakan bahwa asam lemak berantai panjang yang berasal dari jinten hitam mencegah pembentukan EAC (Ehrlich Ascites Carcinoma) dan sel DNA (Dalton;s lymphoma Ascites) yang merupakan jenis kanker yang umum ditemukan.
Jinten hitam juga berfungsi sebagai antimikroba. The Pakistan Journal of Pharmacy tahun 1989 mengemukakan tentang kegunaan anti jamur dari minyak atsiri jinten hitam. Departement of Pharmacy, Universitas Dhaka, Bangladesh, pada tahun 1992 mengemukakan minyak atsiri jinten hitam efektif melawan bakteri Vibrio cholera, E.coli, dan Shigella sp.
Masyarakat Pakistan dan Bangladesh secara tradisional menggunakan jinten hitam untuk mengatasi muntah, diare dan sakit perut karena adanya gas dalam perut karena adanya gas dalam perut. Juga untuk membantu mengatasi keadaan yang tidak enak akibat obat pencahar.
Jinten hitam baik dikonsumsi orang sehat karena radikal bebas dan menghilangkannya. Mengandung sterol, khususnya betasterol, yang dikenal punya aktivitas antikarsinogenik, juga mencegah rematik.
 
sumber:
http://allinafee.blogspot.ca/2011/04/jinten-dan-sejuta-manfaat.html


Saturday, September 19, 2015

Waspadai bumbu instan!

 
Waspadai bumbu instan!

Waspadai bumbu instan!

Malang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu Nurseto mengingatkan masyarakat agar mewaspadai peredaran bumbu instan yang mengandung warna buatan yang kini beredar di pasaran.
“Mahalnya harga bawang putih, bawang merah dan cabai rawit ini menimbulkan fenomena baru di kalangan ibu-ibu rumah tangga, yakni beralih ke bumbu instan yang selama ini tidak terlintas dalam benaknya,” katanya.
Meski harga bawang putih di wilayah Malang raya sejak kemarin (Kamis,14/3) sudah mulai turun dibanding harga dua pekan terakhir ini, harga di pasaran masih tetap tinggi, yakni mencapai Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kilogram.
Nurseto mengakui, tingginya harga bawang putih dan bawang merah itu justru membuka peluang bagi usaha bumbu instan yang selama ini jarang disentuh konsumen, namun peredarannya harus tetap diwaspadai.
Setelah terjadi kelangkaan bawang putih dan harganya naik “gila-gilaan”, pihaknya gencar melakukan sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat akan kemungkinan terjadinya bahaya komponen bumbu instan kemasan, sebab tidak semua bumbu instan berstandar kesehatan,sambung Nurseto.
Menurut dia, pola makan yang terlalu sering menggunakan bumbu instan yang bercampur bahan tertentu (pewarna tekstil) akan berakibat buruk bagi organ-organ tubuh, seperti ginjal dan jantung.
Produk bumbu instan harus benar-benar dicermati, seperti adanya label izin atau sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), apakah asli atau palsu, bahkan kadang-kadang tidak ada PIRT-nya.
Untuk mengetahui apakah bumbu instan tersebut berbahaya karena menggunakan bahan pewarna atau tidak, lanjutnya, cukup dengan mengawasi secara seksama hasil olahan matangnya. Bumbu instan yang menggunakan bahan pewarna, biasanya hasil masakannya tidak sama dengan warna masakan pada umumnya.
“Selain mengingatkan masyarakat dengan cara sosialisasi, kami juga akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait peredaran bumbu instan ini. Meski harga bawang putih dan bawang merah mahal, masyarakat jangan sampai tertipu dengan bumbu instan yang lebih murah, namun tidak sesuai standar kesehatan,” kata Nurseto.

 sumber :
 http://www.isukepri.com/2013/03/waspadai-bumbu-instan/#


Friday, April 17, 2015

Garam Nutrisalin/Garam Diet

https://ecs5.tokopedia.net/newimg/product-1/2012/11/24/1321218/1321218_d8e8efce-363d-11e2-9293-0cd7e3b59b20.jpg
Garam Nutrisalin merupakan pengganti garam bagi penderita hipertensi. Nutrisalin adalah solusi yang tepat untuk mengatasi makanan yang hambar karena mengurangi konsumsi garam, Dengan Nutrisalin tubuh tetap sehat, makanpun tambah nikmat.
Netto : 400gr
Brutto :500gr




https://www.tokopedia.com/jejakaedun/garam-nutrisalin-400

 photo GreenTag.jpg














 photo BrosurLoSoSautkforum.jpg

Saturday, February 21, 2015

3 Jenis Bumbu Dasar Tradisional

 

Sabtu, 13 Agustus 2011 | 11:34 WIB

 

SHUTTERSTOCK

Bumbu dasar tradisional bisa diaplikasikan untuk berbagai kreasi masakan.

KOMPAS.com - Indonesia kaya rempah. Rempah-rempah ini juga memperkaya citarasa masakan Indonesia. Bumbu tradisional Indonesia inilah yang membuat masakan Indonesia khas dan beda. Kenali tiga bumbu dasar ini, dan aplikasinya untuk masakan tradisional Indonesia.
Secara garis besar, bumbu dasar tradisional Indonesia terbagi tiga. Satu jenis bumbu dasar bisa diaplikasikan pada sejumlah pilihan masakan. Warisan bumbu nusantara ini bisa Anda dapatkan di pasar tradisional mau pun supermarket. Bahkan, Anda bisa membuatnya sendiri dari dapur di rumah.


1. Bumbu dasar putih
Bumbu dasar putih dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar. Bumbu jenis ini biasanya digunakan untuk membuat sayur lodeh, soto, dan opor.


2. Bumbu dasar kuning
Bumbu dasar kuning terbuat dari bumbu dasar putih di tambah kunyit. Bumbu tradisional ini digunakan untuk membuat ayam goreng, ayam bakar, soto, dan gulai.


3. Bumbu dasar merah
Bumbu dasar merah ini juga pengembangan dari bumbu dasar putih. Bumbu ini dibuat dari bumbu dasar putih di tambah cabai merah. Biasanya digunakan untuk membuat sambal goreng atau ayam panggang.


Anda bisa berkreasi dengan bumbu dasar tradisional ini dalam berbagai varian masakan. Untuk meramu masakan, bumbu dasar ini ditambahkan dedaunan aromatik atau bumbu buatan. Dengan begitu, Anda bisa menciptakan berbagai masakan yang sangat beragam jumlahnya.

Sumber: Buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara, Bango-Saji.

Friday, February 20, 2015

Bumbu Dasar ala Dunia Ibu


Sumber: Ibu-ibu DI
 
Cara Membuat Bumbu Dasar

1. Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis, hingga halus benar.
2. Panaskan minyak untuk menumis, tumis bumbu sampai harum dan matang. Masukkan gula, tumis sebentar, angkat dan dinginkan.
3. Masukkan ke dalam toples, siap digunakan.
4. Bumbu dasar bisa disimpan dalam kulkas selama 3 bulan. Jika ingin memasak, ambillah sedikit dan masukkan bumbu tambahan lain seperti daun salam, daun pandan, atau daun jeruk.


Bumbu Dasar Merah

Bahan

400 gr cabai merah (buang bijinya),
100 gr bawang merah,
50 gr bawang putih,
100 gr tomat,
20 gr terasi,
100 gr gula pasir,
15 gr garam,
100 ml minyak goreng (saat memblender), dan 100 ml minyak goreng saat menumis.


Bumbu ini cocok untuk memasak nasi goreng, sambal goreng (ditambah lengkuas, salam, dan santan), dan lain-lain.


Bumbu Dasar Putih

Bahan 

250 gr bawang merah,
100 gr bawang putih,
50 gr kemiri,
3 cm lengkuas dirajang halus,
2 sdt garam,
2 sdt gula pasir,
100 ml minyak goreng (untuk memblender), 100 ml minyak goreng untuk menumis. 


Bumbu ini cocok untuk makanan berwarna, misalnya rawon, semur, bisa juga untuk tumisan, mi goreng, dan oseng-oseng.


Bumbu Dasar Kuning

Bahan 

100 gr kemiri,
150 gr bawang putih,
500 gr bawang merah,
25 gr kunyit,
20 gr jahe,
20 gr lengkuas,
1 sdm lada bubuk,
2.5 sdt garam,
2 sdt gula pasir,
150 ml minyak untuk memblender, 50 ml minyak untuk menumis.


Bumbu ini misalnya untuk macam-macam soto, pesmol, acar, terik daging, sampai bumbu ayam goreng dan mi goreng.


Bumbu Dasar Oranye

Bahan

300 gr cabai merah buang biji,
1 sdt jinten,
1 sdt adas manis bubuk,
2.5 sdm ketumbar bubuk,
100 gr kemiri,
150 gr bawang putih,
500 gr bawang merah,
25 gr kunyit,
20 gr jahe,
20 gr lengkuas,
2 sdt lada bubuk,
3.5 garam,
2 sdt gula,
150 ml minyak goreng untuk memblender, dan 50 ml minyak untuk menumis. 


Bumbu ini untuk kari, gulai, rendang, dan macam-macam masakan yang berwarna oranye. 

Sumber Kompas, dari Resepnya Rudy Choirudin Selamat mencoba [End]

SUMBER :
http://www.dunia-ibu.org/dapur/resep-165/ResepBumbuDasar.html

Bumbu Dasar ala Tupperware.

Inilah tips mudah dan sederhana cara membuat bumbu dasar untuk masakan Indonesia. Dikutip dari katalog Tupperware Cara Membuat Bumbu Dasarpromo September, sumber resep dari Chef Yeni Ismayani, kita tinggal menyiapkan beberapa bahan bumbu untuk membuat bumbu dasar masakan.

Dan kita bisa membuat empat macam resep bumbu dasar yakni, merah, kuning, putih dan hijau. Berikut bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat resep bumbu dasar tersebut:

 

 

Cara Membuat Bumbu Dasar

MERAH

  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 5 bh cabai merah besar
  • 10 bh cabai merah keriting

KUNING

  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 3 cm kunyit

PUTIH

  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran

HIJAU

  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 1 sdt merica butiran
  • 12 bh cabai hijau

Kemudian bagaimana cara membuatnya? Ternyata cara membuatnya cukup praktis, yakni:

1) Haluskan semua bahan menggunakan Turbo Chopper sesuai dengan kelompoknya
2) Tempatkan dalam wadah bumbu Tupperware Ezy Preps
2) Dan bumbu pun siap digunakan

Semoga cara membuat bumbu dasar masakan ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan juga info ini ke teman-teman lainnya ya Jeungs.

 

SUMBER :

http://tupperwareindonesiapromo.com/tips/tips-memasak/cara-membuat-bumbu-dasar.html

Bumbu Dasar ala Chef Rudi Choirudin

Hai haii buibuu...siapa sii yg ga mau memasak praktis ga rempong ulek2 dann masak kilat? Nah kl dah punya bumbu dasar inii (apalagi Ramadhan atau Puasa gini ya) insyaallah akan sgt amat membantuu sekaali mengurangi kerepotan di dapur . Nah..ini resep bumbu dasarnya rudi C, konon selama 12tahun beliau menciptakan bum das ini. Yuuk buat sendiri, mudah dan ga terlalu repot kok. Lumayan kan lebih dr 1 bulan bs masak praktis tanpa rempok ulek2 di dapur Oia aku blm buat yg bumbu orens, jadinya baru 3 bumbu dasar aja. Ini copas dr just alia blog ya.

BUMBU DASAR MERAH
Bumbu yang dapat dipergunakan seluruh masakan Indonesia yang berwarna merah (tumisan,nasi goreng, sambal goreng dll) hanya menambah bahan bumbu seperti daun salam, sereh,lengkuas.
Bahan :

  • 400 gr cabe merah ( buang bijinya)
  • 100 gr bawang merah
  • 50 gr bawang putih
  • 100 gr tomat
  • 20 gr terasi
  • 100 gr gula pasir
  • 15 gr garam
  • 100 ml minyak goreng ( saat blender )
  • 100 ml minyak goreng ( saat menumis )

Cara membuat :

  • Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis hingga halus benar.
  • Panaskan minyak untuk menumis hingga panas betul kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan.
  • Tumis hingga harum dan matang, tambahkan gula pasir, dinginkan,siap digunakan.

BUMBU DASAR PUTIH
Bumbu yang dapat dipergunakan seluruh masakan Indonesia yang berwarna putih seperti ( soto-sotoan ) hanya menambah bahan bumbu seperti salam, daun jeruk,serai misalnya rawon, semur, bisa juga untuk tumisan, mi goreng, dan oseng-oseng.

Bahan :

  • 250 gr bawang merah
  • 100 gr bawang putih
  • 50 gr kemiri
  • 3 cm lengkuas dirajang halus
  • 2 sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
  • 100 ml minyak goreng ( saat blender )
  • 100 ml minyak goreng ( saat menumis )

Cara membuat :

  • Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis hingga halus benar.
  • Panaskan minyak untuk menumis hingga panas betul kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan.
  • Tumis hingga harum dan matang, tambahkan gula pasir, dinginkan,siap digunakan.

BUMBU DASAR ORANYE
Bumbu ini untuk kari, gulai, rendang, dan macam-macam masakan yang berwarna oranye.

Bahan :

  • 300 gr cabe merah buang bijinya
  • 1 sdt jintan
  • 1 sdt adas manis bubuk
  • 2 1/2 sdm ketumbar bubuk
  • 100 gr kemiri
  • 150 gr bawang putih
  • 500 gr bawang merah
  • 25 gr kunyit
  • 20 gr jahe
  • 20 gr lengkuas
  • 2 sdt lada bubuk
  • 3 1/2 sdt garam
  • 2 sdt gula
  • 100 ml minyak goreng ( saat blender )
  • 100 ml minyak goreng ( saat menumis )

Cara membuat :

  • Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis hingga halus benar.
  • Panaskan minyak untuk menumis hingga panas betul kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan.
  • Tumis hingga harum dan matang, tambahkan gula pasir, dinginkan,siap digunakan.

BUMBU DASAR KUNING
Bumbu ini misalnya untuk macam-macam soto, pesmol, acar, terik daging, sampai bumbu ayam goreng dan mi goreng.

Bahan :

  • 100 gr kemiri
  • 150 gr bawang putih
  • 500 gr bawang merah
  • 25 gr kunyit
  • 20 gr jahe
  • 20 gr lengkuas
  • 1 sdm lada bubuk
  • 2 1/2 sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
  • 100 ml minyak goreng ( saat blender )
  • 100 ml minyak goreng ( saat menumis )

Cara membuat :

  • Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis hingga halus benar.
  • Panaskan minyak untuk menumis hingga panas betul kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan.
  • Tumis hingga harum dan matang, tambahkan gula pasir, dinginkan,siap digunakan.

Jadi Cara Membuat Bumbu Dasar secara umum :

  1. Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis, hingga halus benar.
  2. Panaskan minyak untuk menumis, tumis bumbu sampai harum dan matang. Masukkan gula, tumis sebentar, angkat dan dinginkan.
  3. Masukkan ke dalam toples, siap digunakan.
  4. Bumbu dasar bisa disimpan dalam kulkas selama 3 bulan. Jika ingin memasak, ambillah sedikit dan masukkan bumbu tambahan lain seperti daun salam, daun pandan, atau daun jeruk. (Sumber : Rudy Choiruddin)

 

SUMBER :

http://resepista.blogspot.ca/2013/07/bumbu-dasar-ala-chef-rudi-choirudin.html

 

 

 

 

Bumbu Dasar ala Sajiansedap.com

 


Membuat bumbu termasuk salah satu hal yang sangat merepotkan ketika memasak. Karena itu mumpung pembantu masih ada, ayo buat banyak-banyak bumbu dasar. Kalau sudah ada bumbu dasar, acara memasak tidak akan menyita waktu, lo.
 
Sajiansedap.com - Ada tiga bumbu dasar, yaitu bumbu dasar putih, merah, dan kuning. Dari ketiganya, bumbu dasar putih merupakan dasar dari ketiga bumbu itu. Resep berikut bisa dipakai:

 
BUMBU DASAR PUTIH:
30 butir bawang merah
8 siung bawang putih
10 butir kemiri sangrai
2 sendok makan ketumbar sangrai


BUMBU DASAR KUNING
30 butir bawang merah
10 siung bawang putih
10 butir kemiri sangrai
10 cm kunyit, dibakar
2 sendok makan ketumbar

BUMBU DASAR MERAH
30 butir bawang merah
8 siung bawang putih
20 buah cabai merah (bila suka lebih merah dan kurang pedas, sebagian gunakan cabai merah besar, sebagian cabai merah keriting)
2 sendok makan terasi bakar (kalau mau)
Bumbu-bumbu itu tinggal dihaluskan. Untuk memudahkan memasak, tumis dulu lalu simpan di dalam lemari es. Penyimpanan sebaiknya dalam ukuran porsi memasak.



MERACIKNYA DALAM MASAKAN:
Bumbu dasar putih untuk membuat : opor, lodeh, empal
Bumbu dasar kuning untuk membuat : ayam goreng, pepes, soto
Bumbu dasar merah untuk membuat balado, sambal goreng
Campuran bumbu dasar putih dan kuning bisa menghasilkan ayam goreng, ayam bakar, kare, rawon
Campuran bumbu dasar putih dan merah akan menghasilkan antara lain sambal goreng, ayam bakar, urap
Campuran bumbu dasar kuning dan merah akan menghasilkan pepes, ayam bakar.
Campuran ketiga bumbu bisa menghasilkan sayur godog, ayam bakar, pepes, sambal goreng.
Campuran campuran tadi juga bisa ditambahkan santan, kecap manis, petis,   dan dedaunan pengharum,

Nah, jauh lebih menghemat waktu bukan?



SUMBER :

http://www.sajiansedap.com/article/detail/385/menyetok-bumbu-dasar#.VOdWuy51vNI

BUMBU INTI KOKITA 




Friday, December 19, 2014

Bumbu Cajun

VERSI #1

Bahan bumbu:
  1. -3 sdt lada hitam
  2. -2 sdt bubuk bawang putih
  3. -1sdt bubuk bawang bombay
  4. -1sdt pala( di tumbuk halus )
  5. -2sdt peterseli kering
  6. -2sdt lada merah
  7. -2sdt bubuk cabe
 
sumber :
http://chefekawijaya.blogspot.ca/2009/08/cajun-seasoning.html
 

VERSI #2

Ingredients
Original recipe makes 1 1/2 cups
  • 3/4 cup salt
  • 1/4 cup ground cayenne pepper
  • 2 tablespoons ground white pepper
  • 2 tablespoons ground black pepper
  • 2 tablespoons paprika
  • 2 tablespoons onion powder
  • 2 tablespoons garlic powder
 
Directions
  1. While holding a pint canning jar at an angle, add ingredients to create a "sand art" look. The salt and cayenne may be divided into smaller portions and used to separate other spices. I found it simplest to use 7 cups--one with each spice in it--and add them to my jar with a spoon, as I want to create the special look.

http://allrecipes.com/recipe/cajun-spice-seasoning-mix-in-a-jar/

VERSI # 3

  • 2 sendok teh garam
  • 2,5 sendok teh garlic powder
  • 3-4 sendok teh paprika – menurut yang bikin resep, dia biasanya pakai 4 sendok teh
  • 1 sendok teh lada – kalau ga mau terlalu pedes, bisa ½ sendok teh
  • 1 sendok teh onion powder
  • 1 sendok teh cayenne pepper
  • 1 sendok teh oregano flakes
  • 1/2 sendok teh oregano powder
  • 1 sendok teh thyme powder
Read more: http://bebenyabubu.com/2012/08/01/cooking-diary-cajun-chicken-and-shrimp-pasta/#ixzz3MMX5Vxp5
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial